Menjadi Pahlawan di Tengah Pandemi Covid 19

10 November diperingati sebagai hari pahlawan. Hari bersejarah ini menuliskan kisah heroik yang terjadi pada tanggal 10 November 1945.

Saat itu rakyat di Surabaya bersama para pejuang bertempur melawan tentara Inggris. Pada pertempuran tersebut, jumlah kekuatan tentara sekutu sekitar 15.000 pasukan.

Sekitar 6.000 rakyat Indonesia gugur dalam pertempuran di Surabaya yang terjadi selama tiga minggu. Peristiwa itu bermula setelah terjadinya kekalahan Jepang, kemudian rakyat dan pejuang Indonesia berupaya keras mendesak para tentara Jepang untuk menyerahkan semua senjatanya kepada Indonesia.

Mengambil ibrah dari peristiwa tersebut, Indonesia saat ini sedang menghadapi pandemi covid 19. Wabah telah banyak membuat kerugian diberbagai bidang salahsatu nya dibidang pendidikan. Membuat proses KBM secara langsung berhenti dan siswa belajar dari rumah.

Namun setiap kejadian selalu ada harapan. Pada moment hari pahlawan ini marilah kita bangkit dari terpaan pandemi ini. Kita semua bisa menjadi pahlawan. Siswa menjadi pahlawan dengan belajar giat dan membantu orang tua, guru menjadi pahlawan dengan tulus memberikan pelajaran dan mendidik siswa nya, ayah menjadi pahlawan dengan mencari nafkah untuk keluarga, ibu menjadi pahlawan dengan memberikan pendidikan kasih sayang kepada anak- anaknya. Semua orang berperan sesuai dengan tugasnya masing- masing.

“Karena Setiap Orang Bisa Menjadi PAHLAWAN”

Selamat hari pahlawan semoga kita mengambil teladan guna memberikan kebaikan bagi keluarga, agama, negara dan bangsa serta dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *